Pentagon: Iran Continuing Work on Nuclear Systems

Global Geopolitics

 Covert support for terrorism ‘unabated’

Iran is continuing to develop missiles capable of delivering nuclear weapons despite an interim agreement on its nuclear programs, according to a Pentagon report.

“Although Iran has paused progress in some areas of its nuclear program and fulfilled its obligations under the Joint Plan of Action (JPOA), it continues to develop technological capabilities that also could be applicable to nuclear weapons, including ballistic missile development,” a one-page unclassified summary of the report says.

A copy of the report was obtained by the Washington Free Beacon.

The report was due to Congress in January but was not sent to the Armed Services Committee as required by law until this month. Analysts said the delay appeared designed to avoid upsetting Tehran and the nuclear talks.

View original post 401 more words

adalah ketika aku merindukanmu, dengan sangat

bilik hati

Maret, 2015

adalah ketika air mata tak mampu keluar bercucuran,
adalah ketika badan itu terbujur kaku,
adalah ketika senyum manis dua hari yang lalu itu akan selalu terkenang,
adalah ketika aku kehilangan dunia dan seisinya

adalah ketika cinta terhenti untuk sejenak,
adalah ketika cinta berubah wujud menjadi duka,
adalah ketika cinta menghamba pada sang waktu,
adalah ketika cinta tak mampu mengubah takdir sang kuasa

adalah ketika waktu berjalan begitu lambat,
adalah ketika waktu memeluk luka dengan erat,
adalah ketika waktu tak mampu beranjak dan tak mampu kembali

adalah ketika kita sadar akan jasa seorang manusia,
adalah ketika teringat lembutnya cinta membesarkan kita,
adalah ketika buaian itu telah lepas dari genggaman,
adalah ketika sajadah panjang sudah terbentang

adalah ketika dipaksa untuk mampu ikhlas,
adalah ketika dipaksa untuk mampu tak berontak,
adalah ketika dipaksa untuk bisa melepas,
adalah ketika akhirnya berpasrah adalah jalan keluarnya

adalah ketika terkucurkan air ke raganya,
adalah ketika…

View original post 124 more words